PDA

View Full Version : Edan.. Di Jember, Keperawanan Jadi Syarat Lulus Ujian Nasional



duniabebas
03-10-2015, 12:07 PM
Tags: 2015, cewek perawan, cewek perawan jember, dprd jember, jember, keperawanan, keperawanan jadi syarat lulus ujian nasional sekolah, perda keperawanan, sekolah, siswi sma nggak perawan, siswi sma perawan, siswi sma tidak perawan, sma jember, smk jember, tes keperawanan, ujian nasional, un
trackback

http://alfido.files.wordpress.com/2015/02/wpid-wp-1423218393720.jpeg?w=460

Alfido.com | News – Hai gan.. Sungguh aneh langkah DPRD Kota Jember yang tiba-tiba membuka wacana “Keperawanan Siswa jadi Syarat Lulus UN”. Padahal enggak semua cewek yang tidak perawan itu gara-gara pergaulan bebas. Kalo wacana ini resmi diterapkan, lalu bagaimana nasib mereka yang jadi korban kekerasan seksual, jatuh dari sepeda, olahraga berat, jatuh, dll? Apa mereka resmi divonis tidak lulus Sekolah?

Usulan ini telah disampaikan Komisi D DPRD Jember saat rapat koordinasi Badan Legislatif bersama Dinas Pendidikan, Rabu (4/2/2015). DPRD Jember rencananya akan membuat Raperda Akhlakul Karimah, yang salah satu isinya adalah keperawanan akan dijadikan syarat kelulusan.

Alasan usulan tersebut muncul karena, di Jember siswi SMP dan SMA sudah banyak yang melakukan hubungan seksual di luar nikah dan dilakukan secara bebas.


“Yang membuat tercengang lagi mereka itu telah berhubungan beberapa kali dengan pasangan yang berbeda,” ujar Habib Isya, anggota Komisi D DPRD Jember dikutip dari detikcom, Jumat (6/2/2015).


Syarat tersebut menurut Habib Isya, politisi dari Partai Hanura, pihaknya berusaha membentengi agar generasi penerus tidak semakin rusak.


“Apalagi Menteri Sosial kemarin juga menyatakan jika saat ini Indonesia dalam situasi darurat pornografi, ini yang membuat pemikiran kita kuat kearah sana,” tambah Habib Isya.


Selain itu menurut Habib, juga diperkuat dengan data dari Rumah Sakit di Jember, dimana sejak 2006 pengidap HIV/AIDS mencapai 1.200 orang, 10 % diantaranya pelajar dan mahasiswa.



“Dari alasan ini butuh upaya agar anak-anak kita bisa kita lindungi, dan Jember harus berani memunculkan suatu upaya untuk menyelamatkan anak-anak kita,” tandas



Habib sekali lagi.


Gimana gan? Sepertinya bakalan banyak yang pindah dari Sekolah-Sekolah di Jember..