Welcome!

Welcome to our community forums, full of great people, ideas and excitement. Please register if you would like to take part.

This is extra text with a test link..

Register Now

Announcement

Collapse
No announcement yet.

Demo Pindah ke Monas

Collapse
X
Collapse

  • Demo Pindah ke Monas

    Click image for larger versionName:	image_479.jpgViews:	1Size:	23.3 KBID:	2103

    Jakarta, CNN Indonesia -- Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Rizieq Shihab mencapai kesepakatan dengan Kepolisian RI terkait rencana Aksi Bela Islam jilid III, Jumat (2/12) mendatang. Keduanya bersepakat demonstrasi itu akan digelar di Monas tanpa disertai aksi salat Jumat di jalan protokol.

    "Setelah dialog kami mendapatkan kesepakatan-kesepakatan yang cukup bagus. Ini win-win solution. Bagus bagi keamanan, dan baik juga untuk keselamatan jiwa peserta aksi," kata Rizieq di Kantor MUI Pusat, Senin (28/11).

    Imam Besar Front Pembela Islam ini mengatakan, sebenarnya GNPF tetap ingin melaksanakan sholat Jumat di Jalan Sudirman-Bundaran Hotel Indonesia- MH Thamrin. Jalan protokol itu dipilih karena ruang terbuka memudahkan jalur masuk dan mobilisasi peserta aksi maupun petugas keamanan dan kesehatan.

    Namun, di sisi lain, kepolisian menganggap rencana itu mengganggu ketertiban umum dan melanggar hak pengguna jalan. Kepolisian kemudian menawarkan untuk menyelenggarakan aksi di silang Monas. Rizieq menyebut GNPF menerima penawaran dari kepolisian.

    Rizieq juga mengklaim GNPF akan menggelar Aksi Bela Islam III yang super damai mulai pukul 08.00-13.00 WIB. Unjuk rasa nantinya akan diselingi dengan sejumlah kegiatan seperti zikir bersama, doa untuk keselamatan negeri, tausyiah keagamaan, dan salat Jumat berjamaah.

    Setelah salat Jumat, kata Rizieq, pimpinan GNPF akan menyapa umat Islam di sepanjang jalan untuk melepas mereka pulang dengan tertib.

    Untuk kelangsungan acara, GNPF MUI dan Polri akan membentuk tim terpadu untuk mengatur teknis pelaksanaan. Tim tersebut bertugas untuk menetapkan kiblat, posisi panggung mimbar dan mihrab, serta pengaturan saf jamaah.

    Tim juga berkewajiban mengantisipasi saf di luar Monas, jika Monas tak cukup menampung peserta aksi.

    Selain itu, tim terpadu akan membuka semua pintu Monas dan membuat pintu-pintu darurat yang berguna untuk jalur logistik maupun evakuasi kendaraan keamanan dan ambulans. Tim gabungan itu menyediakan posko media dan logistik.

    GNPF juga meminta agar polisi memfasilitasi satgas GNPF yang ditempatkan di setiap perempatan jalan sepanjang Sudirman-Thamrin untuk menuntun peserta aksi ke Monas.

    Rizieq mengklaim, pihak kepolisian berdasarkan kesepakatan juga telah menyatakan tidak akan menghalang-halangi umat Islam dari luar daerah yang ingin datang ke Jakarta mengikuti Aksi Bela Islam III.

    "Termasuk tidak ada lagi imbauan kepada perusahaan transportasi untuk tidak melayani peserta aksi," ujar Rizieq. (wis/yul)

    Sumber
    Last edited by admin; 28th November 2016, 18:39.
      Posting comments is disabled.

    Latest Articles

    Collapse

    • Kenapa Perempuan Dipilih Jadi Eksekutor Bom Bunuh Diri
      admin





      DYN (27 tahun), seorang perempuan berhijab, tertangkap oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror. Ia diduga akan menjadi eksekutor bom bunuh diri yang akan dilakukan pada Minggu, 11 Desember 2016 saat pergantian petugas jaga istana kepresidenan.

      Sejauh ini, kepolisian masih mendalami terkait keterlibatan perempuan dalam jaringan teroris, khususnya untuk aksi bom bunuh diri.

      "Belum bisa detail (motif), tunggu 7x24 jam. Tapi patut diduga...
      11th December 2016, 15:43
    • Mulai 10 Desember, Wings Air Berhenti Beroperasi di Nabire
      admin



      KOMPAS - Maskapai Wings Air berhenti beroperasi di wilayah Nabire, Papua, sejak Sabtu (10/12/2016).

      Seperti dikutip dari Harian Kompas, Minggu (11/12/2016), Wings Air tidak lagi beroperasi setelah surat larangan operasi diterbitkan oleh Bupati Nabire Isaias Douw pada 6 Desember 2016.

      (Baca juga: Bupati Nabire Larang Wings Air Beroperasi)

      Penghentian ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya ketika dikonfirmasi....
      11th December 2016, 14:24
    • Hujan Angin Terjang Bogor, Sejumlah Pengendara Pilih Menepi
      admin



      BOGOR - Hujan yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bogor dan sekitarnya. Hal itu membuat sejumlah pengendara memilih untuk menepikan kendaraannya.

      Dari pantauan Okezone, Minggu (11/12/2016) seperti yang terjadi di kawasan Batu Tulis, Kota Bogor, Jawa Barat ini. Awan gelap mulai menyelimuti sejak pukul 13.30 WIB.

      Tidak lama kemudian, hujan pun turun yang disertai hembusan angin kencang. Tak hanya itu, gemuruh suara petir juga terus terdengar...
      11th December 2016, 14:19
    • My Arena, Tempat Kumpulnya Gamers se-Indonesia
      admin



      Jakarta - Publisher game True Digital Plus terus menghadirkan produk inovatif untuk memenuhi kebutuhan gamers di Indonesia. Kali ini meluncurkan platform game yang dinamakan My Arena (myarenaonline.com), sebagai jawaban atas tantangan e-sport di tanah air.

      Dalam siaran pers, Sabtu 10 Desember 2016, Sofian Martineau, Country Director True Digital Plus Indonesia, menjelaskan peluncuran platform My Arena ini membuktikan kontribusi True Digital untuk mendorong kualitas...
      11th December 2016, 14:17
    • Sidney Jones: Perempuan Potensial Jadi Pelaku Aksi Terorisme
      admin



      Polisi menciduk empat orang terkait rencana aksi teror bom bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin, Sabtu 10 Desember. Mereka ditangkap di tiga tempat yang berbeda, Bekasi Jawa Barat, Kalimalang Jakarta Timur, dan Karanganyar, Jawa Tengah.

      Salah seorang yang ditangkap di Jalan Bintara Jaya VIII, Bekasi, Jawa Barat, berjenis kelamin perempuan yakni Dian Yulia Novi, mantan Tenaga Kerja Wanita Indonesia di Singapura.

      Pengamat terorisme Sidney...
      11th December 2016, 14:15
    • Pasca Bom di Bekasi, Polisi Antisipasi Teror Bom Susulan
      admin



      Jakarta - Pasca penangkapan empat tersangka terorisme di Bekasi oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian RI pada Sabtu, 10 Desember 2016, ancaman teror bom belum sepenuhnya hilang. Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Komisaris Besar Awi Setiyono menyampaikan bahwa Kepolisian mengantisipasi teror susulan sebagai balasan atas penangkapan tersebut.

      "Tidak tertutup kemungkinan di luar sana ada sel-sel lain (satu jaringan) yang siap...
      11th December 2016, 14:11
    Working...
    X