Welcome!

Welcome to our community forums, full of great people, ideas and excitement. Please register if you would like to take part.

This is extra text with a test link..

Register Now

Announcement

Collapse
No announcement yet.

Aksi Lawan Ahok Akan Terus Berbalas Aksi

Collapse
X
Collapse

  • Aksi Lawan Ahok Akan Terus Berbalas Aksi

    Click image for larger version

Name:	Aksi Lawan Ahok Akan Terus Berbalas Aksi.jpg
Views:	1
Size:	22,2 KB
ID:	2264



    Yogyakarta- Gelombang aksi yang menuntut Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk segera ditahan atas kasus dugaan penistaan agama, terus mendapat tanggapan dari pihak yang berseberangan, bahkan aksi-aksi tandingan yang menyerukan kebhinnekaan juga digulirkan masyarakat yang kontra pada aksi-aksi melawan Ahok.

    Menanggapi hal itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Trisno Raharjo menyatakan jika aksi berbalas aksi terus terjadi, maka persoalan intinya akan melebar ke persoalan lain.

    Sesungguhnya, ujarnya, karena kasus dugaan penistaan agama ini memang masalah politik Pilgub DKI maka aksi pro-kontra akan terus terjadi hingga berlangsungnya Pilkada serentak 2017.

    Namun dari sisi hukum, berkas kasus Ahok yang sudah mulai diproses di tingkat Kejaksaan, sebaiknya memang dipercepat. "Kalau berdasarkan pasal 156 huruf (a) KUHP, kasus Ahok tersebut telah memenuhi unsur-unsur penistaan agama. Hanya saja, tetap perlu pembuktian tentang pernyataan dan alih bahasanya. Kita tetap harus menunggu proses persidangan," ujarnya.

    Terpisah, peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM Muhadjir Darwin meminta agar masyarakat mengedepankan ruang dialog yang argumentatif. Sebab, aksi akan terus berbalas aksi dan secara ekonomis masyarakat akan dirugikan.

    Muhadjir bahkan menilai gelombang aksi yang terus dilakukan meski tuntutan terhadap peradilan Ahok telah dilakukan, maka saat ini muncul tirani massa, dengan tuntutan yang bersifat mutlak, atau tetap menghendaki Ahok ditahan. Dengan demikian, tuntutan yang terus menerus didengungkan agar Ahok ditahan meski sudah ada kepastian hukum dari pihak penegak hukum, lebih banyak digunakan sebagai faktor tekanan.

    Seperti halnya Trisno Raharjo yang memandang aksi tersebut merupakan bagian dari politik dukungan dalam Pilgub DKI Jakarta, Muhadjir juga mengungkapkan hal yang sama. Aksi penjarakan Ahok tersebut ditujukan untuk mencegah seorang calon terpilih.

    Menurutnya, aksi itu justru menunjukkan cara-cara otoriter yang dilakukan oleh massa.

    Menurutnya, desakan yang berbau politis tidak pernah akan populer, baik itu dilakukan penguasa atau pun massa.

    "Cara seperti itu justru akan mengundang sikap benci dari pihak yang berseberangan dari pesan yang dituntut dalam demo tersebut," katanya.

    Bahkan, jika menyaksikan gelombang massa yang datang dari luar DKI Jakarta, Muhadjir menekankan hal itu tidak menunjukkan orientasi politik penduduk DKI Jakarta.


    Sumber
      Posting comments is disabled.

    Latest Articles

    Collapse

    • Kenapa Perempuan Dipilih Jadi Eksekutor Bom Bunuh Diri
      admin





      DYN (27 tahun), seorang perempuan berhijab, tertangkap oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror. Ia diduga akan menjadi eksekutor bom bunuh diri yang akan dilakukan pada Minggu, 11 Desember 2016 saat pergantian petugas jaga istana kepresidenan.

      Sejauh ini, kepolisian masih mendalami terkait keterlibatan perempuan dalam jaringan teroris, khususnya untuk aksi bom bunuh diri.

      "Belum bisa detail (motif), tunggu 7x24 jam. Tapi patut diduga...
      11th December 2016, 15:43
    • Mulai 10 Desember, Wings Air Berhenti Beroperasi di Nabire
      admin



      KOMPAS - Maskapai Wings Air berhenti beroperasi di wilayah Nabire, Papua, sejak Sabtu (10/12/2016).

      Seperti dikutip dari Harian Kompas, Minggu (11/12/2016), Wings Air tidak lagi beroperasi setelah surat larangan operasi diterbitkan oleh Bupati Nabire Isaias Douw pada 6 Desember 2016.

      (Baca juga: Bupati Nabire Larang Wings Air Beroperasi)

      Penghentian ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya ketika dikonfirmasi....
      11th December 2016, 14:24
    • Hujan Angin Terjang Bogor, Sejumlah Pengendara Pilih Menepi
      admin



      BOGOR - Hujan yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bogor dan sekitarnya. Hal itu membuat sejumlah pengendara memilih untuk menepikan kendaraannya.

      Dari pantauan Okezone, Minggu (11/12/2016) seperti yang terjadi di kawasan Batu Tulis, Kota Bogor, Jawa Barat ini. Awan gelap mulai menyelimuti sejak pukul 13.30 WIB.

      Tidak lama kemudian, hujan pun turun yang disertai hembusan angin kencang. Tak hanya itu, gemuruh suara petir juga terus terdengar...
      11th December 2016, 14:19
    • My Arena, Tempat Kumpulnya Gamers se-Indonesia
      admin



      Jakarta - Publisher game True Digital Plus terus menghadirkan produk inovatif untuk memenuhi kebutuhan gamers di Indonesia. Kali ini meluncurkan platform game yang dinamakan My Arena (myarenaonline.com), sebagai jawaban atas tantangan e-sport di tanah air.

      Dalam siaran pers, Sabtu 10 Desember 2016, Sofian Martineau, Country Director True Digital Plus Indonesia, menjelaskan peluncuran platform My Arena ini membuktikan kontribusi True Digital untuk mendorong kualitas...
      11th December 2016, 14:17
    • Sidney Jones: Perempuan Potensial Jadi Pelaku Aksi Terorisme
      admin



      Polisi menciduk empat orang terkait rencana aksi teror bom bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin, Sabtu 10 Desember. Mereka ditangkap di tiga tempat yang berbeda, Bekasi Jawa Barat, Kalimalang Jakarta Timur, dan Karanganyar, Jawa Tengah.

      Salah seorang yang ditangkap di Jalan Bintara Jaya VIII, Bekasi, Jawa Barat, berjenis kelamin perempuan yakni Dian Yulia Novi, mantan Tenaga Kerja Wanita Indonesia di Singapura.

      Pengamat terorisme Sidney...
      11th December 2016, 14:15
    • Pasca Bom di Bekasi, Polisi Antisipasi Teror Bom Susulan
      admin



      Jakarta - Pasca penangkapan empat tersangka terorisme di Bekasi oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian RI pada Sabtu, 10 Desember 2016, ancaman teror bom belum sepenuhnya hilang. Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Komisaris Besar Awi Setiyono menyampaikan bahwa Kepolisian mengantisipasi teror susulan sebagai balasan atas penangkapan tersebut.

      "Tidak tertutup kemungkinan di luar sana ada sel-sel lain (satu jaringan) yang siap...
      11th December 2016, 14:11
    Working...
    X