Welcome!

Welcome to our community forums, full of great people, ideas and excitement. Please register if you would like to take part.

This is extra text with a test link..

Register Now

Announcement

Collapse
No announcement yet.

Kapolri: Penangkapan Terduga Pelaku Makar Sudah Di-Setting Sebelum Aksi 212

Collapse
X
Collapse

  • Kapolri: Penangkapan Terduga Pelaku Makar Sudah Di-Setting Sebelum Aksi 212

    Click image for larger version

Name:	Penangkapan Terduga Pelaku Makar Sudah Di-Setting Sebelum Aksi 212.jpg
Views:	1
Size:	15,8 KB
ID:	2369



    JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan, penangkapan 11 oknum aktivis terduga pelaku makar yang dilakukan pagi hari menjelang aksi superdamai 212 sudah direncanakan sejak awal. Penangkapan sengaja dilakukan dini hari pada Jumat, 2 Desember 2016 agar tak memunculkan isu tak sedap.

    Menurutnya, jika penangkapan ini dilakukan dua atau tiga hari sebelum aksi 2 Desember 2016 berlangsung, akan dimunculkan sebagai upaya menghadang aksi. Terlebih jika hal ini disebar melalui media sosial, maka dampak dan isunya akan lebih melebar.

    "Maka kita timing (waktu) penangkapannya subuh, karena enggak ada waktu lagi untuk 'menggoreng' (isu penangkapan oknum aktivis)," kata Tito saat memberikan pemaparan di Komisi III DPR, Jakarta, Senin (5/12/2016).

    Tito juga mengaku diminta oleh pihal Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), agar aksi gelar sajadah ribuan umat Islam tersebut tak diganggu oleh pihak lain yang berusaha menunggangi.

    "Kami melakukan (penangkapan) ini agar agenda suci yang sudah disepakati untuk melakukan ibadah di Monas yang tujuannya satu, proses hukum saudara Basuki Tjahaja Purnama dan mereka melakukan ibadah. Karena itu kita tidak ingin ada pihak-pihak lain yang menganggu," jelas dia.

    Menurutnya, jika ada insiden kerusuhan dalam aksi bertajuk Bela Islam III ini, maka yang rusak adalah nama agama itu sendiri. Namun, yang terjadi adalah sebaliknya, semua pihak mematuhi aturan yang sudah disepakati, massa menggelar ibadah hingga pukul 13.00 WIB dan membubarkan diri dengan tertib.

    "Tidak ada insiden apa pun, jam 4 sore selesai kegaitan itu kami keliling, semua clear (bersih). Kita juga bingung, tadinya jutaan orang, seperti terserap begitu saja," ujar dia.

    Sebelumnya diketahui, 11 orang ditangkap di beberapa tempat dalam waktu yang hampir bersamaan, pada Jumat dini hari, 2 Desember 2016. Mereka diduga terlibat upaya makar.

    Tujuh orang tersangka pelaku makar , yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

    Sementara, musikus Ahmad Dhani menjadi tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. Selain itu, tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Pemufakatan Jahat. Dari 11 tersangka tersebut, hanya tiga orang yang dilakukan penahanan.


    Sumber
      Posting comments is disabled.

    Latest Articles

    Collapse

    • Kenapa Perempuan Dipilih Jadi Eksekutor Bom Bunuh Diri
      admin





      DYN (27 tahun), seorang perempuan berhijab, tertangkap oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror. Ia diduga akan menjadi eksekutor bom bunuh diri yang akan dilakukan pada Minggu, 11 Desember 2016 saat pergantian petugas jaga istana kepresidenan.

      Sejauh ini, kepolisian masih mendalami terkait keterlibatan perempuan dalam jaringan teroris, khususnya untuk aksi bom bunuh diri.

      "Belum bisa detail (motif), tunggu 7x24 jam. Tapi patut diduga...
      11th December 2016, 15:43
    • Mulai 10 Desember, Wings Air Berhenti Beroperasi di Nabire
      admin



      KOMPAS - Maskapai Wings Air berhenti beroperasi di wilayah Nabire, Papua, sejak Sabtu (10/12/2016).

      Seperti dikutip dari Harian Kompas, Minggu (11/12/2016), Wings Air tidak lagi beroperasi setelah surat larangan operasi diterbitkan oleh Bupati Nabire Isaias Douw pada 6 Desember 2016.

      (Baca juga: Bupati Nabire Larang Wings Air Beroperasi)

      Penghentian ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya ketika dikonfirmasi....
      11th December 2016, 14:24
    • Hujan Angin Terjang Bogor, Sejumlah Pengendara Pilih Menepi
      admin



      BOGOR - Hujan yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bogor dan sekitarnya. Hal itu membuat sejumlah pengendara memilih untuk menepikan kendaraannya.

      Dari pantauan Okezone, Minggu (11/12/2016) seperti yang terjadi di kawasan Batu Tulis, Kota Bogor, Jawa Barat ini. Awan gelap mulai menyelimuti sejak pukul 13.30 WIB.

      Tidak lama kemudian, hujan pun turun yang disertai hembusan angin kencang. Tak hanya itu, gemuruh suara petir juga terus terdengar...
      11th December 2016, 14:19
    • My Arena, Tempat Kumpulnya Gamers se-Indonesia
      admin



      Jakarta - Publisher game True Digital Plus terus menghadirkan produk inovatif untuk memenuhi kebutuhan gamers di Indonesia. Kali ini meluncurkan platform game yang dinamakan My Arena (myarenaonline.com), sebagai jawaban atas tantangan e-sport di tanah air.

      Dalam siaran pers, Sabtu 10 Desember 2016, Sofian Martineau, Country Director True Digital Plus Indonesia, menjelaskan peluncuran platform My Arena ini membuktikan kontribusi True Digital untuk mendorong kualitas...
      11th December 2016, 14:17
    • Sidney Jones: Perempuan Potensial Jadi Pelaku Aksi Terorisme
      admin



      Polisi menciduk empat orang terkait rencana aksi teror bom bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin, Sabtu 10 Desember. Mereka ditangkap di tiga tempat yang berbeda, Bekasi Jawa Barat, Kalimalang Jakarta Timur, dan Karanganyar, Jawa Tengah.

      Salah seorang yang ditangkap di Jalan Bintara Jaya VIII, Bekasi, Jawa Barat, berjenis kelamin perempuan yakni Dian Yulia Novi, mantan Tenaga Kerja Wanita Indonesia di Singapura.

      Pengamat terorisme Sidney...
      11th December 2016, 14:15
    • Pasca Bom di Bekasi, Polisi Antisipasi Teror Bom Susulan
      admin



      Jakarta - Pasca penangkapan empat tersangka terorisme di Bekasi oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian RI pada Sabtu, 10 Desember 2016, ancaman teror bom belum sepenuhnya hilang. Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Komisaris Besar Awi Setiyono menyampaikan bahwa Kepolisian mengantisipasi teror susulan sebagai balasan atas penangkapan tersebut.

      "Tidak tertutup kemungkinan di luar sana ada sel-sel lain (satu jaringan) yang siap...
      11th December 2016, 14:11
    Working...
    X